DESEMBER... BERNYA APAA.... BERSEDIH



Ini adalah bulan yang sangat berat bagi kehidupanku, rasanya seperti mau gila. bayangkan kamu mengenal seseorang bertahun tahun dan tiba tiba kamu sudah tidak mengenalnya lagi, dia seperti orang yang berbeda dari sebelumnya. Semuanya berubah, dan ini membuatku tidak bisa makan, ingin menangis terus terusan dan mulai depresi. 

Hampir 3 tahun yang lalu aku pernah mengalami depresi parah, itu karena ibuku meninggal. Yep.. ibuku meninggal, dan aku mengalampi anxiety. Bangun pagi badan terasa lemas dan mual, terkadang jantungku berdebar debar. Suatu kali aku makan udang dan aku hampir pingsan, makan daging pun sama, aku juga hampir pingsan, akhirnya aku hanya bisa makan bubur dan telur. Dokter bilang aku harus jalan kaki untuk melepaskan stress. 

setelah hampir 3 tahun terrnyata aku mengalami depresi parah lagi, pemicunya ternyata orang terdekat sendiri. Rasanya kayak di neraka, semua emosi dan tangisan pecah dan anehnya malah aku yang dianggap tidak waras dan beraksi berlebihan. 

Akhirnya aku jalan kaki, aku tidak ingin cepat mati, jadi aku mulai berjalan 4-8 km setiap hari. Aku tidak ingin mati karena depresi. Kata terakhir yang aku dengar adalah " aku ga habis pikir kenapa orang bisa depresi, jika kamu banyak uang, kamu ga akan depresi" Kata kata itu ditujukan untukku. 

I imagine what it would be like if that sentence were turned around on you. I want to see you feel depressed, and if you do, I will say the exact same thing you said to me.


update bulan januari :

Yap.... aku masih hidup. still alive dengan perasaan hancur dan berdarah darah. 8 tahun hubungan hancur sudah. bulan januari selalu bulan tergelap dalam hidupku karena bulan januari juga aku kehilangan ibuku dan di bulan januari tahun ini aku juga kehilangan orang yang paling aku percaya. tahun 2026 ternyata tahun kesendirian. aku mulai dari awal lagi. Bismillah

Komentar

Postingan Populer